Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, baru saja diterjang gelombang cuaca ekstrem yang memicu kerusakan material cukup parah pada berbagai fasilitas umum dan pemukiman warga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda kawasan tersebut dan menyebabkan serangkaian bencana seperti tanah longsor serta pohon tumbang.
Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengungkapkan bahwa terjangan angin kencang merusak bangunan sekolah dan menghancurkan belasan kendaraan warga yang sedang terparkir.
"Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang telah memicu sejumlah kejadian bencana, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang yang menimpa fasilitas publik dan rumah, hingga kerusakan bangunan warga di beberapa titik," ujar Daeng Sutisna dalam keterangan resminya.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, dampak terparah tercatat terjadi di SMAN 1 Cicurug, di mana sebuah pohon besar di halaman sekolah tumbang setelah diterjang angin kencang dan merusak tembok serta 12 kendaraan.
Selain fasilitas pendidikan, kerusakan pemukiman juga meluas di wilayah Cicurug dan Cikidang akibat sapuan angin kencang yang merusak atap rumah warga serta memaksa sejumlah jiwa mengungsi sementara waktu.
Kendati kerusakan material di beberapa lokasi terbilang cukup berat, pihak BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Menanggapi rentetan bencana ini, petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Tagana, Satpol PP, serta relawan dan warga setempat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan puing.
Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem susulan, terutama ancaman angin kencang dan tanah longsor di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.