Kawasan kuliner Kota Bandung kembali diramaikan oleh inovasi menu lintas budaya yang memukau lidah penikmat makanan. Melalui ajang Rendez-vous Rasa: France-Indonesia Gastronomy Week 2026, para chef berbakat sukses menggabungkan kelezatan cita rasa tradisional Nusantara dengan teknik pastry khas Prancis secara harmonis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, festival kuliner yang dihelat di The 18th Restaurant and Lounge, The Trans Luxury Hotel Bandung, ini berhasil menarik perhatian publik luas. Berlangsung mulai Rabu, 23 September 2026, acara tersebut menjadi wadah unjuk gigi bagi para pelaku kuliner lokal untuk mengeksplorasi batas baru dunia gastronomi.
Salah satu inovasi paling mencuri perhatian datang dari The Trans Luxury Hotel Bandung yang menyajikan menu bertajuk La Haute. Dalam kreasi ini, tekstur croissant Prancis yang renyah dan lembut berpadu sempurna dengan potongan daging rendang serta opor ayam berempah kuat.
Sebagaimana dilaporkan oleh Sous Chef Trans Luxury Hotel Bandung, Adill Martino Timotius, "Kita mau menunjukkan kalau sebenarnya makanan Indonesia kalau dibuat ke Western atau ke French style itu masih bisa." Inovasi ini membuktikan bahwa bumbu lokal mampu beradaptasi dengan gaya penyajian internasional tanpa kehilangan karakter aslinya.
Tak mau ketinggalan, gerai kuliner Butterpie turut membawa kejutan lewat konsep Paris et Bandung yang digagas pemiliknya, Neni Akhiryani. Bahan pangan lokal seperti singkong disulap menjadi puree lezat untuk menggantikan kentang, lalu dipadukan dengan hidangan ayam khas Prancis versi halal.
Berdasarkan laporan penyelenggara, festival nasional ini diinisiasi oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia bersama Institut Francais d'Indonesie dan Kementerian Pariwisata. Ajang ini melibatkan sekitar 150 restoran di 40 kota, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati menu kolaborasi unik hingga 4 Oktober 2026.