Indonesia Financial Group bersama PT Jaminan Kredit Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor kerakyatan melalui ajang Ruang Resonansi IFG Group 2026. Kegiatan yang mengusung tema Menghidupkan Budaya untuk Melahirkan Karya ini diselenggarakan secara meriah di Gedung IFG Life Asia Afrika, Bandung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, sinergi lintas institusi ini menjadi langkah strategis dalam mengombinasikan pelestarian warisan leluhur dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kehadiran berbagai pihak mulai dari seniman hingga pelaku usaha membuktikan bahwa kebudayaan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang tangguh.
Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Asep N. Mulyana memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya yang melibatkan pelaku usaha kecil tidak hanya menjaga identitas bangsa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
"Saya mengapresiasi ruang bagi UMKM dalam kegiatan ini karena di balik sebuah produk terdapat kerja dan pengetahuan keluarga serta komunitas," ujar Asep dalam keterangannya yang diterima redaksi.
Dukungan serupa juga datang dari Kementerian UMKM yang melihat acara ini sebagai bagian penting dari proses pendampingan kapasitas usaha. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan turut menyoroti pentingnya penguatan literasi keuangan agar para pelaku usaha dapat mengakses pembiayaan dengan lebih bijak.
Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah menjelaskan bahwa budaya menyimpan potensi besar sebagai sumber inspirasi bisnis. Melalui kolaborasi ini, pihaknya bertekad memastikan ekosistem ekonomi kreatif terus tumbuh secara berkelanjutan.
"Budaya bukan hanya warisan yang perlu kita jaga, tetapi juga sumber inspirasi yang dapat melahirkan kreativitas dan membuka peluang ekonomi," ungkap Rizal menegaskan komitmen perusahaannya dalam memajukan sektor UMKM.