Keceriaan dua orang pelajar SMA di Kabupaten Sukabumi berubah menjadi insiden menegangkan setelah keduanya dilaporkan terseret ombak besar saat tengah berenang. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kawasan wisata pantai selatan Sukabumi memang kerap menunjukkan dinamika gelombang yang cukup tinggi sehingga menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengunjung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Berdasarkan laporan pihak berwenang, kedua korban diketahui bernama Doa Khoirul Ikhsan (16) asal Kecamatan Nagrak dan Hafidz Mubarok (17) asal Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Sukabumi.
Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kedua remaja tersebut tengah menikmati aktivitas berenang di tepi pantai. Secara tiba-tiba, hantaman ombak besar menerjang dan menyeret keduanya ke tengah laut hingga tenggelam.
"Tiba-tiba datang ombak besar yang mengakibatkan korban terseret arus ke tengah dan tenggelam," ungkap AKP Dadi memberikan keterangan terkait detik-detik kejadian.
Beruntung, kesigapan petugas Balawista di lokasi berhasil menyelamatkan nyawa Hafidz Mubarok yang kemudian dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Sementara itu, hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus dikerahkan untuk menyisir perairan demi menemukan korban yang belum ditemukan.
Mengutip keterangan dari pihak kepolisian, aparat terus mengimbau seluruh masyarakat dan wisatawan agar senantiasa berhati-hati, mematuhi rambu keselamatan, serta memperhatikan kondisi gelombang laut demi mencegah terulangnya insiden serupa.