Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan secara serentak ke berbagai permukiman warga yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, distribusi bantuan air tersebut menyebar ke tiga kecamatan utama, yaitu Tanjungsari, Jasinga, dan Cibungbulang. Di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Tanjungsari saja, sebanyak dua mobil tangki membawa 16.000 liter air untuk ratusan kepala keluarga.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa respons cepat dari pemerintah daerah sangat krusial dalam mengatasi kebutuhan mendesak warga. Bantuan tambahan masing-masing sebesar 8.000 liter juga dikirimkan ke wilayah Jasinga serta Cibungbulang untuk mencakup ribuan jiwa yang terdampak.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma'rup, menyatakan bahwa penyaluran ini terlaksana atas arahan langsung Bupati Bogor melalui sinergi erat dengan Kementerian Sosial RI serta dukungan penuh dari petugas Taruna Siaga Bencana di lapangan.
Menurut Farid Ma'rup, langkah sigap ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. "Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," ujarnya pada Kamis 24 September 2026.
Pihak Dinas Sosial memastikan bahwa pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang rentan krisis air akan terus dilakukan secara berkala. Warga maupun aparat setempat diimbau untuk proaktif melaporkan kondisi di daerah masing-masing agar penanganan lanjutan bisa segera diberikan.