Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan langkah penyegaran organisasi secara besar-besaran di berbagai jajaran wilayah. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan awal Oktober 2026, sebanyak 88 perwira tinggi dan perwira menengah resmi mengalami rotasi jabatan strategis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, perombakan struktur kepemimpinan ini mencakup sejumlah posisi krusial mulai dari tingkat kepala kepolisian daerah, wakil kepala kepolisian daerah, hingga jajaran direktur reserse dan kepala kepolisian resor kota.
Dalam mutasi tersebut, posisi Kapolda Metro Jaya yang sebelumnya diemban oleh Komjen Pol Asep Edi Suheri kini dipercayakan kepada Irjen Pol Dadang Hartanto. Sementara itu, kursi Wakapolda Metro Jaya diisi oleh Brigjen Pol Adex Yudiswan menggantikan pejabat sebelumnya.
Selain pucuk pimpinan wilayah hukum ibu kota, rotasi juga menyasar posisi Direktur Reserse Kriminal Umum yang kini dijabat oleh Kombes Pol Imron Ermawan. Sejumlah posisi strategis lain seperti Direktur Reserse Narkoba dan Direktur Reserse Siber turut mengalami pergantian kepemimpinan.
Menurut keterangan resmi dari Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika internal organisasi guna menjaga kesinambungan tugas serta memberikan ruang pembinaan karier bagi personel kepolisian agar dapat melayani masyarakat secara optimal.