Kesuksesan luar biasa diraih oleh Timnas Indonesia setelah resmi keluar sebagai juara ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026. Momen kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada hari Senin tanggal 5 Oktober 2026 tersebut menyisakan cerita yang sangat emosional bagi salah satu pilar lini belakang yaitu Elkan Baggott.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, laga puncak yang mempertemukan Skuad Garuda melawan Thailand berjalan sangat dramatis dan penuh ketegangan hingga babak perpanjangan waktu. Elkan Baggott tampil sebagai pahlawan krusial lewat sumbangan satu gol penting yang menjaga asa tim tetap menyala di lapangan.
Pertandingan sengit tersebut akhirnya harus diselesaikan melalui drama adu penalti yang mendebarkan setelah skor imbang bertahan. Dengan mental baja, Elkan sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti sekaligus menuntaskan rasa penasaran dari memori pahit final Piala AFF 2020 di Singapura.
Mengutip pernyataan sang pemain seusai pertandingan, pengalaman pahit di masa lalu justru menjadi bahan bakar utama untuk membakar semangat juangnya di lapangan. "Pengalaman kekalahan di Singapura dulu sangat menyakitkan, jadi ini menjadi motivasi ekstra saya untuk menang," ujar Elkan.
Perjalanan karier Elkan bersama tim nasional sendiri tidak selalu berjalan mulus penuh dengan karpet merah. Bek jangkung tersebut sempat melewati periode sulit dan tersingkir dari skuad di era kepelatihan sebelumnya sebelum akhirnya mendapat kepercayaan kembali di bawah tangan dingin pelatih John Herdman.
Berdasarkan analisis awak media, kembalinya kepercayaan kepada para pemain berpengalaman terbukti menjadi kunci vital stabilitas permainan Garuda sepanjang turnamen. Kehadiran John Herdman berhasil merajut kembali potensi maksimal Elkan hingga berbuah manis berupa trofi juara.
Sebagai salah satu pionir pemain keturunan yang membela panji Merah Putih, persembahan trofi ini menjadi jawaban tuntas atas penantian panjang selama enam tahun. Rasa bangga yang mendalam pun tidak lupa diungkapkan oleh Elkan kepada seluruh elemen yang telah berjuang bersama di balik layar.
"Terima kasih atas dukungannya, saat ini saya sangat bangga menjadi orang Indonesia, terima kasih juga kepada John Herdman karena tanpanya kami tidak akan survive," pungkas Elkan menutup rangkaian kemenangan bersejarah tersebut.