Pertandingan partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam, tidak hanya menghadirkan trofi juara bagi Timnas Indonesia. Laga penuh gengsi ini sekaligus menjadi momen bersejarah dalam perbaikan rekor pertemuan Skuad Garuda menghadapi rival abadinya, Thailand.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Lewat pertarungan sengit selama 120 menit yang berakhir imbang 2-2, Timnas Indonesia akhirnya mengunci gelar juara usai menang adu penalti dengan skor 4-2. Kemenangan ini terasa sangat manis lantaran sukses memutus kutukan dahaga kemenangan atas Skuad Gajah Warisan yang sudah bertahan selama hampir 10 tahun di level senior.
Berdasarkan catatan statistik, kemenangan terakhir Timnas Indonesia senior atas Thailand sebelumnya terjadi pada 14 Desember 2016 silam. Kala itu, Garuda menang 2-1 pada leg pertama Final Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, lewat gol Rizky Pora dan Hansamu Yama. Sejak laga tersebut, Indonesia selalu kesulitan menumbangkan dominasi Thailand.
Dari analisis awak media, bentrokan antara Timnas Indonesia vs Thailand sudah berlangsung sebanyak 78 kali sejak pertama kali bertemu pada tahun 1957. Sebelum laga malam ini, statistik mencatat Thailand memegang dominasi tebal dengan 37 kemenangan, 16 kali imbang, sementara Indonesia baru mengemas 25 kemenangan.
Dengan hasil positif di SUGBK ini, Timnas Indonesia berhasil mencatatkan kemenangan ke-26 sepanjang sejarah pertemuannya dengan Thailand, sekaligus memperindah catatan head-to-head kedua negara. Pencapaian luar biasa ini menjadi pembuktian nyata peningkatan kualitas dan mentalitas bertanding anak-anak asuh Skuad Garuda di panggung sepak bola Asia Tenggara.