Perjalanan panjang untuk bangkit dari keterpurukan pascabencana terus digalakkan oleh berbagai pihak. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, fase pemulihan setelah bencana kerap kali luput dari perhatian publik kendati para penyintas masih membutuhkan uluran tangan untuk mengembalikan roda kehidupan mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip laporan resmi, PT Wook Global Technology sebagai platform B2B E-Commerce terkemuka yang menaungi jenama VIVAN dan ROBOT menunjukkan kepedulian nyata. Bersama lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, perusahaan ini menghimpun total donasi senilai Rp143.960.749 dari hasil kolaborasi perusahaan serta partisipasi aktif para karyawannya.
Sebagaimana dilaporkan dalam acara penyerahan di Philanthropy Building Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, dana bantuan tersebut terbagi menjadi dua pilar utama. Sebanyak Rp56.880.800 dialokasikan khusus untuk pengadaan alat tulis sekolah, sementara sisanya sebesar Rp87.079.949 merupakan donasi perusahaan guna mempercepat proses rehabilitasi wilayah terdampak.
Menurut Direktur Resources Mobilization Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti, pendampingan berkelanjutan memegang peranan krusial pada masa pascabencana. Pihaknya saat ini tengah menggeber pembangunan 200 unit Rumah Sementara bagi penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur sekaligus merekonstruksi fasilitas umum seperti sekolah dan sarana kesehatan.
Di sisi lain, tantangan berat juga tengah dihadapi oleh para penyintas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. Berdasarkan analisis awak media, pekatnya kepulan asap serta ancaman krisis air bersih menuntut penanganan cepat guna melindungi kesehatan kelompok rentan seperti anak-anak dan kaum lansia.
Manager Program Dompet Dhuafa, Widodo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menginisiasi program Safe House atau ruang aman berfilter udara di Kalimantan. Fasilitas tersebut disiapkan secara khusus agar masyarakat, khususnya anak-anak, tetap dapat bernapas dengan lega dan terlindungi dari polusi asap yang membahayakan.
Melalui sinergi yang solid antara sektor korporasi dan lembaga kemanusiaan, secercah harapan baru kini hadir bagi para penyintas di berbagai wilayah terisolasi. Bantuan alat tulis yang disalurkan juga dipastikan mampu menjaga semangat belajar anak-anak agar cita-cita mereka tidak padam ditelan musibah.